Mereka Juga Bagian Indahnya Kota
Pengamen Jalanan, Penjual Koran di sudut Travel Light, Tukang bentor yang sibuk main domino karena semakin kurangnya penumpang yang mereka dapat, penjual kerupuk dan bedagang kaki lima di trotoar-trotoar kota,
Banyak diantara masyarakat sangat tidak mengharapkan kehadiran mereka. mereka dianggap sebagai penyakit sosial yang sudah seharusnya diamputasi, mereka dianngap sebagai sumber kebisingan , dan tak sedikit mereka dikrimalkan dengan tuduhan-tuduhan yang tak seharusnya.
Kota memang aneh penuh kompleksitas tanda tanya. namun terkadang memang tak bisa
dilawan hanya dengan ketikan di atas keyboard tapi perlu untuk turun mengulurkan tangan dan Menyampaikan Kalau "Mereka adalah Bagian Indahnya Kota".
Bisa dibayangkan jika kota tanpa mereka. kita hanya kerja tanpa mengenal lelah mengejar kekayaan semu.
Disaat pulang dari tempat kerja tidak akan pernah lagi mendengarkan suara merdu yang tanpa lelah ingin menghibur kita, Tak akan ada lagi yang memberikan senyum tulus sambil menawarkan jajanan mereka, tak kita dapatkan lagi yang lari-lari bahagia di tengah panasnya jalanan, dan yang terpenting lagi tak akan pernah merasa syukur karena tidak adanya tempat kita berbagi.
Berbahagialah karena bertemu dan bersahabat dengan mereka.
Comments
Post a Comment